Wali Kota Gibran Siapkan Sebuah Larangan, ASN Pemkot Surakarta Wajib Tahu

Senin, 29 Maret 2021 – 10:05 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Foto: surakartagoid

jpnn.com, SOLO - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka akan menindaklanjuti keputusan pemerintah pusat melarang mudik Lebaran 2021.

Gibran bakal mengeluarkan surat edaran soal larangan mudik bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkot.

BACA JUGA: Gibran Dampingi Kapolri Tinjau Vaksinasi di Jateng

"Saya tekankan ASN tidak boleh mudik. Tahan dulu. Agar cepat pulih dari pandemi. Jangan sampai nekat mudik. Karena itu akan memicu naiknya grafik kasus Covid-19," kata Gibran, Minggu (28/3), seperti dikutip dari Radar Solo.

Suami Selvi Ananda ini tidak memungkiri mungkin banyak masyarakat yang protes atas larangan mudik Lebaran ini.

BACA JUGA: Fahri Hamzah Siap Berkolaborasi dengan Gibran Rakabuming Raka

Namun dia meyakini ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan ini sudah diperhitungkan dengan matang.

Di sisi lain dia tidak ingin kasus corona di Kota Solo melonjak usai libur panjang Lebaran.

BACA JUGA: Istri Wali Kota Gibran Sempat Bikin Peserta Pelatihan Penasaran

Karena bila harus menangani Covid-19 dari nol sangat melelahkan.

"Kami tidak mau mengulangi menangani corona dari nol karena itu membuat capek. Lebih baik menahan diri dulu (tidak mudik Lebaran)," tuturnya.

Gibran menegaskan, saat ini Kota Bengawan sudah masuk zona hijau.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo sudah tidak ada zona merah di 54 kelurahan. Kondisi ini akan terus dipertahankan dengan melakukan pencegahan-pencegahan. Salah satunya dengan larangan mudik Lebaran.

"Solo sudah masuk zona hijau semua. Vaksinasi terus dilakukan dan anak sekolah April sudah bisa masuk sekolah," katanya.

Dengan status zona hijau rumah sakit rujukan Covid-19 juga sudah banyak yang kosong.

Nah, Gibran khawatir jika ada mudik Lebaran rumah sakit rujukan akan dipenuhi kembali pasien Covid-19.

"Soal tempat karantina bagi yang nekat mudik belum disiapkan. Saya buat dulu kebijakan-kebijakan untuk menjaga supaya Solo tidak merah lagi,” tandasnya.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Surakarta Ahyani mengatakan, meski masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat, Pemkot Surakarta telah menimbang untuk melakukan uji swab antigen di sejumlah lokasi kedatangan pemudik seperti terminal, stasiun, dan bandara.

"Sepertinya masih harus pakai surat ketetangan sehat dan lainnya. Namun kami upayakan tetap harus swab dulu di lokasi pusat-pusat transportasinya. Nanti tim dari puskesmas dan dinas perhubungan gerak terus untuk ini," kata Ahyani. (atn/bun)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Logo di Laptop Wali Kota Gibran Rakabuming jadi Buah Bibir


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler