Warga Subang Utara Curhat Masalah Pemekaran

Rabu, 09 Mei 2018 – 22:20 WIB
Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Foto Instagram

jpnn.com, SUBANG - Ribuan masyarakat Subang Utara menuntut pemekaran wilayah.

Tuntutan itu diajukan karena selama ini mereka sering kesulitan menjangkau akses pelayanan public, termarjinalkan hingga pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana di desa pelosok terabaikan.

BACA JUGA: Nelayan Minta Kang Emil Bangun Destinasi Wisata Pasar Ikan

Dadang Junaedi, tokoh masyarakat Pantura, Subang menyampaikan hal itu kepada calon wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, pada acara deklarasi pemekaran Subang Utara di lapangan Desa Kebondanas Ciasem, Kabupaten Subang, pada Rabu, (9/5).

"Kami warga Subang bagian utara menuntut agar pemerintah bisa memenuhi tuntutan kami untuk bisa mempunyai pemerintahan sendiri," ujar Deje sapaan akrab Dadang Junaedi.

BACA JUGA: Kang Uu Bersyukur Didukung Kiai Idolanya di Bogor

Menurut Deje, tuntutan pemekaran subang utara bukan tanpa alasan. Berawal dari permasalahan yang sering dihadapi warga di Subang utara, kondisi desa mereka kurang mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Sumedang.

Wilayah Subang Utara yang jauh dari pusat pemerintahan di Subang, memang masuk ke wilayah Kabupaten Subang.

BACA JUGA: Inilah Program Unggulan Pasangan RINDU di bidang Pendidikan

"Kami memerlukan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik yang cepat. Demografi kabupaten subang yang luas mengakibatkan akses pelayanan publik terhambat,” tutur dia.

Mendengar aspirasi masyarakat Subang Utara, Kang Uu menjelaskan bahwa salah satu program pasangan Rindu adalah memerkarkan wilayah, termasuk Subang Utara.

"Saya berbahagia bisa hadir dan berkumpul dalam acara deklarasi yang digagas para sesepuh Pantura ini," ungkap kang uu.

Menurut dia, saat ini Jawa Barat hanya memiliki 27 kabupaten dan kota, dengan jumlah penduduk mendekati 40 juta jiwa, terbanyak di Indonesian. Demografi wilayah yang luas sudah sepantasnya Jawa Barat ini dimekarkan kembali dalam beberapa wilayah.

"Tujuan pemekaran wilayah ini adalah untuk memaksimalkan fungsi pelayanan yang memadai dan pemerataan pembangunan," kata peraih Satyalencana 2016 dari Presiden Joko Widodo ini.

Kang Uu menjelaskan, pemekaran wilayah memerlukan sinergisitas antara pemerintah daerah dan Dewan, untuk kemudian meminta persetujuan dari pemerintah pusat. Ada beberapa wilayah di Jawa Barat yang didukung Rindu untuk dimekarkan.

Di antaranya adalah, Cianjur selatan, Sukabumi selatan, Kabupaten Bandung Timur, Tasikmalaya selatan, Bogor selatan, dan Subang Utara.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bos Ampera Minta Penjelasan Program Wisata di Jabar


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler