BMKG Ingatkan untuk Mewaspadai Gelombang 4 Meter Pagi Ini

Senin, 17 Januari 2022 – 05:54 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca hari ini. Ilustrasi. Foto: ANTARA/Rahmad

jpnn.com, MANADO - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang 2,5-4,0 meter di perairan Sangihe dan Talaud serta laut Maluku bagian utara.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku hingga Senin pukul 08.00 WITA,” sebut Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Andi Cahyadi di Manado, Minggu.
Dia menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari arah Utara – Timur Laut dengan kecepatan berkisar 5 – 20 knot.

BACA JUGA: BPBD Minta Wilayah Ini Waspada Gelombang Tinggi dan Cuaca Buruk

Kecepatan angin tertinggi berpotensi terjadi di Laut Sulawesi, perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, dan Perairan Kepulauan Sitaro.

Selain itu, BMKG juga mengeluarkan epringatan dini gelombang 1,25-2,5 meter yang berpeluang terjadi di perairan Utara Sulawesi, Laut Sulawesi, perairan Selatan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Sitaro, perairan Bitung – Likupang, perairan Selatan Sulut serta Laut Maluku bagian Selatan.

BACA JUGA: Waspada! Potensi Angin Puting dan Gelombang Tinggi, Ketua BMKG Sampai Khawatir

BMKG mengeluarkan rekomendasi berharap memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran di antaranya, perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter), kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5meter).
Selain itu, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter).

BACA JUGA: BMKG Minta Sebagian Besar Wilayah Indonesia Waspada Hari Ini

"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di daerah yang tercantum dalam daftar/area peringatan dini di atas diharapkan mempertimbangkan kondisi tersebut," ajaknya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler