Waspadai Investasi Abal-abal, Ini Caranya..

Kamis, 09 Juni 2016 – 18:47 WIB
Ilustrasi.

jpnn.com - JAKARTA - Anda tentu harus berhati-hati jika ingin berinvestasi. Salah-salah, bukannya untung malah bisa buntung. Nah, bagaimana caranya mengetahui apakah produk yang ditawarkan adalah produk pasar modal sungguhan atau produk abal-abal?

Direktur Marketing & Product Development Bahana TCW Investment Management, Rukmi Proborini memberikan beberapa tips, agar Anda tidak terkecoh.

BACA JUGA: Ramadan dan Idul Fitri Bangkitkan Industri Tekstil

“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membedakan apakah tawaran investasi itu produk pasar modal sungguhan atau bukan,” ujar Rukmi di Jakarta, Kamis (9/6).

Hal yang harus diperhatikan itu antara, apakah imbal hasil yang ditawarkan terlalu fantastis? Apakah ada bank kustodian yang menampung dana itu? Bisa juga dilihat kredibilitas pihak yang menawarkan produk tersebut.

BACA JUGA: Ini Cara Pemerintah Dongkrak Industri Tekstil

Kemudian, apakah ada transparansi ke mana dana kita ditanamkan? Apakah kita sebagai pemodal bisa memantau pergerakan harganya?

"Perhatikan juga siapa institusi yang mengawasi produk tersebut. Pengawasan produk-produk investasi dan perbankan berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di laman OJK juga terdapat banyak informasi mengenai investasi di pasar modal," tutur Rukmi.

BACA JUGA: Aplikasi Permudah Pengajuan Bantuan Perumahan

Jika kebanyakan jawaban adalah tidak ada atau tidak tahu, waspadalah. "Jangan-jangan produk yang ditawarkan adalah investasi abal-abal yang risiko tinggi. Sebaiknya, abaikan penawaran seperti itu daripada uang melayang," tandas Rukmi. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BSN Dorong Pengusaha Ikuti SNI Award


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler