Waspadai Kaki Bergerak Sendiri dan Terasa Panas

Jumat, 14 Juni 2013 – 11:53 WIB
BANYAK pria yang tanpa sadar mengalami sindrom kaki gelisah (Restless Legs Syndrom/RLS). Sindrom RLS ini lebih sering dikaitkan dengan penyakit pernapasan, penyakit endokrin, penyakit gizi / metabolik dan gangguan imunologi.

Berdasarkan penelitian terbaru, penderita RLS memiliki risiko kematian yang lebih cepat. Kelainan ini awalnya ditandai dengan dorongan tak tertahankan untuk menggerakkan kaki dan sering menyebabkan sensasi kaki terbakar, yang biasanya memburuk pada malam hari.

Studi yang dilakukan oleh Xiang Gao, MD, PhD, dengan Harvard School of Public Health, Harvard Medical School, menyoroti pentingnya mengenal gejala umum RLS ini.

Untuk penelitian ini, peneliti meneliti 18.425 pria dengan usia rata-rata 67 tahun, yang tidak memiliki penyakit diabetes, arthritis atau gagal ginjal. Kemudian, mereka menemukan bahwa 690 pria yang diteliti mengidap gejala RLS.

Studi ini juga menemukan bahwa pria yang menderita RLS,  memilik peningkatan resiko kematian hampir 40 persen dibandingkan dengan pria yang tidak memiliki penyakit RLS.

"Kami menemukan bahwa peningkatan risiko kematian bagi pria yang mengidap gejala RLS, tidak dikaitkan dengan faktor risiko  seperti usia tua, kelebihan berat badan, kurang tidur, merokok, secara fisik tidak aktif dan memiliki diet yang tidak sehat," kata Gao.(fny/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pie Asam Segar dari Lemon

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler