Wayang Bandel Lecehkan Figur Suci Umat Hindu

Selasa, 15 Mei 2012 – 22:22 WIB

JAKARTA -- Umat Hindu di Indonesia dan internasional bereaksi keras terhadap acara "Wayang Bandel" yang ditayangkan Trans TV edisi 12 Mei 2012. The Hindu Center of Indonesia menilai ada tiga hal dalam tayangan tersebut yang menyinggung masyarakat Hindu.

Pertama, terjadi pelecehan figur suci Hindu dalam kitab suci Weda, yakni figur Yudistira, Drupadi, Duryodhana dan Dursasana. Pelecehan tersebut mencakup penggunaan kata-kata kasar dan visualisasi serta dialog-dialog uang jauh dari nilai-nilai kepatutan.

Terjadi kesalahan penyebutan tempat dan nama-nama suci secara sengaja oleh para artis. Seperti Indrapasta menjadi Indraprahasta, Dursasana menjadi Bursasana, Duryadana menjadi Burdayana.

"Termasuk kata 'Mantra' diganti jadi 'Mandra'. Padahal Mantra merupakan bahasa sansekerta dan identik dengan ritual hindu yang disucikan dan diagungkan," terang Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MW Snyasa, President The Hindu Center of Indonesia di Komalas Indian Restaurant Gedung Sarinah, Thamrin Jakarta, Selasa (15/5).

Muncul juga tokoh-tokoh rekaan yang dapat mengaburkan sejarah dan tidak nyambung dengan lakon Mahabarata. Seperti, Dayang Bawel, Patih Hotman Nyaris, Ratu Jin Raksasa, Mpu Ruhut Situmpal, Nyi Anjeleni dan lain sebagainya.

The Hindu Center of Indonesia juga melihat adanya pelecehan makna wayang dengan penggunaan judul acara Wayang Bandel. Padahal wayang adalah media menyampaikan kebaikan kepada masyarakat. (abu/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Wayang Bandel Dinilai Lecehkan Umat Hindu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler