WN Jerman Ditemukan Tewas di Pantai Namosain Kupang

Sabtu, 18 November 2023 – 17:26 WIB
Tim SAR Kantor Basarnas Kupang, Nusa Tenggara Timur, melakukan evakuasi jenazah Hannes, warga Jerman yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Namosain, Kelurahan Namosain Kecamatan Alak, Kota Kupang, Sabtu (18/11/2023). (ANTARA/HO-Basarnas Kupang)

jpnn.com - KUPANG - Seorang warga negara Jerman bernama Hannes ditemukan meninggal dunia di perairan Pantai Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (18/11). Jenazah sudah diavakuasi oleh Tim SAR Kantor Basarnas Kupang. 

"Tim SAR melakukan evakuasi setelah mendapat informasi tentang permintaan evakuasi karena ada korban di perairan Pantai Namosain yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Basarnas Kupang I Putu Sudayana di Kupang, Sabtu (18/11).

BACA JUGA: WN Jerman yang Terseret Ombak di Pantai Seminyak Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR beranggota lima orang dari Basarnas Kupang bersama pihak kepolisian langsung bergerak mendatangi lokasi kejadian di Namosain untuk melakukan evakuasi terhadap Hannes yang merupakan pemilik kapal "Cayanne" berbendera Austria yang sedang berlabuh di Pantai Namosain.

"Merespons permintaan evakuasi maka tim SAR bersama Polairud Polda NTT, Polsek Alak dan masyarakat setempat melaksanakan bantuan evakuasi di Pantai Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang," ungkapnya.

BACA JUGA: Innalillahi, Pemuda di Sukabumi Ini Tewas Dibacok 2 Pria Bercelurit

Kapolsek Alak Kompol Edy mengatakan korban warga Jerman sesuai dengan paspor U 0362946.

Dia mengatakan berdasarkan informasi dari Muhamad Musa, salah seorang agen yang mengurus kapal asing tersebut, korban menghilang sejak Jumat (17/11), sekitar pukul 10.00 WITA.

BACA JUGA: Montir Muda di Pelalawan Tewas Tertimpa Bak Truk, Begini Kejadiannya

Meskipun sudah mengetahui identitas korban, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian warga Jerman yang memiliki luka di sejumlah bagian tubuhnya.

"Kami masih menunggu hasil autopsi besok untuk mengetahui penyebab kematian korban," kata Edy. (antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler