Wulan Guritno Akhirnya Jawab Gosip Terlibat Promosi Judi Online

Jumat, 01 September 2023 – 19:45 WIB
Wulan Guritno. Foto: Instagram/wulanguritno

jpnn.com, JAKARTA - Aktris Wulan Guritno kembali menjadi perbincangan publik dan netizen di media sosial.

Bukan soal film karier di dunia hiburan, namun soal videonya pasa 2020 yang kembali mencuat ke permukaan.

BACA JUGA: Wulan Guritno Segera Diperiksa di Bareskrim Polri, Ini Kasusnya

Wulan Guritno dikaitkan dengan promosi atas sebuah akun judi online.

Pada 2020 silam, dia terekam memberikan pernyataan untuk satu situs game online (bukan judi online), melalui Instagram Story.

BACA JUGA: Konon Wulan Guritno Sempat Mempromosikan Situs Judi Online

Dalam platform yang berdurasi 24 jam itu, Wulan Guritno memang tampak menjelaskan soal salah satu game online dan mengajak publik untuk terlibat.

Belakangan video Wulan Guritno itu kembali viral di media sosial.

BACA JUGA: Main Bareng Mathias Muchus & Maudy Koesnaedy di Series Ini, Wulan Guritno Bilang Begini

Perempuan kelahiran London, Inggris 14 April 1981 itu pun jadi buruan wartawan untuk dimintai keterangan.

Tidak hanya itu, Bareskrim Mabes Polri pun mengumumkan akan memanggil Wulan Guritno untuk dimintai keterangan pekan depan.

Saat kasus tersebut mencuat, Wulan Guritno tampak berhati-hati memberi keterangan.

Bucie Lee, perwakilan manajemen Wulan Guritno, mengatakan kliennya terus mengamati persoalan tersebut namun tidak bisa gegabah memberikan tanggapan.

"Mba Wulan juga kaget dan merasa dipojokkan dengan pemberitaaan saat ini. Karena konten tersebut sudah lama itu dibuat tahun 2020. Kok sekarang mencuat kembali," kata Bucie Lee, Jumat (1/9).

Menurut Wulan Guritno melalui Bucie Lee, dirinya adalah pihak yang menjadi korban dalam perkara tersebut.

Sebab, saat diminta mempromosikan akun tersebut, dia hanya ketahui perihal akun game.

“Mbak Wulan merupakan korban karena dia mendapat informasi bahwa itu adalah game online. Yang dipromosikan oleh banyak sekali artis-artis besar lainnya," jelasnya.

Bucie Lee tidak menyangka persoalan yang sudah terjadi di tahun 2020 itu kembali mencuat pada 2023.

"Mengapa persoalan ini kembali mencuat ya. Siapa yang menyebarkan konten itu sehingga sekarang menjadi perhatian orang lagi," tutupnya. (ded/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler