Yakin Anda gak Suka Yoghurt? Duh Sayang Banget..

Jumat, 01 April 2016 – 09:15 WIB
Yoghurt. Ilustrasi

jpnn.com - BILA Anda termasuk orang yang tidak menyukai yoghurt, tampaknya kini Anda perlu berpikir ulang. Produk yang dibuat dari susu melalui proses fermentasi ini oleh para ahli dinilai sangat bermanfaat bagi tubuh.

Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi lima porsi yogurt atau lebih dalam seminggu, memiliki risiko lebih rendah dari tekanan darah tinggi, dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi yogurt. Penelitian baru bahkan sudah dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Heart Association.

BACA JUGA: PENTING buat Ibu-Ibu: 7.520 Pria Masuk Zona Merah

"Kami mengikuti lebih dari 170 ribu peserta selama 30 tahun dan studi ini mendukung pentingnya diet sehat dan asupan susu, terutama yoghurt pada tekanan darah," kata penulis utama studi, Dr. Justin Buendia, seperti dilansir laman Today, Kamis (31/3).

Buendia dan rekan-rekannya dari B.U. dan Harvard University meneliti catatan medis dari orang-orang yang berpartisipasi dalam studi Nurses Health dan Health Professionals Follow-up Study. Selama 18 tahun masa tindak lanjut, tekanan darah tinggi didiagnosis pada 74.609 peserta studi.

BACA JUGA: Tips Bernafas untuk Melawan Polusi Udara (3/Habis)

Setelah memperhitungkan sejumlah faktor lain termasuk usia, ras, riwayat keluarga tekanan darah tinggi, aktivitas fisik, konsumsi kalori, asupan protein, buah-buahan dan sayuran, susu dan keju. Para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi lima atau lebih porsi yogurt selama seminggu, memiliki 20 persen pengurangan risiko didiagnosa menderita hipertensi.

Konsumsi produk susu lainnya, seperti susu dan keju juga memiliki efek perlindungan, tapi tidak lebih besar bila mengonsumsi satu yoghurt.

BACA JUGA: 3 Rutinitas Sebelum Tidur Untuk Turunkan Berat Badan

Ada beberapa alasan untuk itu, pertama mungkin dampak dari komponen yoghurt, yakni tripeptides kasein yang diturunkan. Zat-zat ini telah terbukti dalam studi hewan dan manusia mampu menurunkan tekanan darah melalui salah satu sistem yang mengatur tekanan darah, yakni sistem renin-angiotensin.

Kedua, dibandingkan dengan susu dan keju, yoghurt mengandung lebih banyak kalsium dan kalium, mineral yang telah dikaitkan dengan tekanan darah rendah.

Kombinasi konsumsi yogurt tinggi bersama dengan diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) menyebabkan penurunan 31 persen dalam risiko hipertensi.

"Probiotik dalam yogurt merupakan cara yang lebih ampuh untuk menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan produk susu lainnya," ujar asisten profesor di University of Pittsburgh Medical Center, Dr. Kathryn Berlacher. (fny/chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cuma Untuk Dewasa, 3 Cara Tingkatkan Libido


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler