Zohri tak Ditarget Medali Nomor 100 Meter Asian Games 2018

Kamis, 19 Juli 2018 – 07:27 WIB
Lalu Muhammad Zohri bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/7/2018). FOTO: SETPRES

jpnn.com, JAKARTA - Lalu Muhammad Zohri tak dibebani target medali di nomor 100 meter Asian Games 2018. Pelari berusia 18 tahun itu hanya ditargetkan meraih medali di nomor lari estafet 4x100 meter bersama Yaspi Bobi, Eko Rimbawan, dan Fadlin.

Pelatih atletik nasional Eni Nuraeni mengatakan, Zohri tetap akan diturunkan di nomor lari 100 meter. Itu untuk mengasah mental Zohri. ”Lawan yang dihadapi di Asian Games adalah pelari yang sudah berpengalaman,” ujarnya.

BACA JUGA: Baliho Promosi Hotel Berbintang pun Diganti Gambar Zohri

Bahkan, pelari asal China, Jepang, dan Qatar memiliki catatan waktu yang lebih tajam. Pelari ketiga negara itu sudah membukukan waktu sembilan detik. ”Sementara Zohri baru 10,18 detik,” kata Eni.

Di sisa waktu menuju Asian Games, beberapa kekurangan Zohri akan diperbaiki. Terutama refleks saat start. Tak hanya itu, cara berlari Zohri selepas start dinilai masih lambat. ”Itu yang masih kita cari solusinya,” ujarnya.

BACA JUGA: Bupati OKI Minta Polisi Tembak Para Pembakar Hutan

Kalau itu bisa diperbaiki Zohri, Eni yakin catatan waktu Zohri bisa lebih tajam lagi. ”Bila perlu catatan waktunya berada di angka sembilan detik,” ucapnya.

BACA JUGA: Venue Asian Games 2018 di Palembang Sudah Beres

Di Asian Games nanti, ada banyak opsi. Sebelumnya, Zohri hanya difokuskan di tim estafet. Tapi, semua berubah saat entry by name atlet. ”Kita tetap turunkan Zohri. Tapi, kalau Zohri kecapean terpaksa harus diganti dengan Bayu Kertanegara di tim estafet,” ungkapnya.

Zohri hanya memiliki waktu satu bulan untuk pemulihan setelah mengikuti kejuaraan dunia. Menurutnya, waktu tersebut sangat mepet. “Mudahan Zohri bisa pulih,” harapnya.

BACA JUGA: Baliho Promosi Hotel Berbintang pun Diganti Gambar Zohri

Sementara, sprinter Lalu Muhammad Zohri mengakui kelemahannya saat start. Itu menjadi tugas terberatnya untuk memperbaiki. ”Saat start masih terasa seperti kaki saya ini tertanam di blok start,” aku Zohri.

Dia yakin dengan program yang diberikan pelatih bisa memperbaiki teknik start itu. “Mudah-mudahan saja bisa tampil lebih baik lagi di Asian Games,” pungkasnya. (arl/r10)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tim Gulat Asian Games 2018 Tinggal Perkuat Dorongan Mental


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler