23 Tahun Al Qohhar, Berawal dari Amanat Guru hingga Dampingi 1.252 Anak Yatim
jpnn.com, JAKARTA - Yayasan Al Qohhar memasuki usia ke-23 tahun pada 2026. Lembaga yang didirikan pada 9 Juli 2003 itu terus menjalankan amanat untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu.
Perjalanan Al Qohhar bermula dari sebuah majelis ta'lim. Kegiatan tersebut sebelumnya dibina oleh guru Haji Robert Nitiyudo Wachjo.
Setelah sang guru meninggal dunia, Haji Robert meneruskan amanat yang diberikan kepadanya. Salah satu amanat tersebut adalah memperhatikan anak yatim, yatim piatu, serta para lansia.
Amanat itu kemudian diwujudkan melalui pendirian Yayasan Al Qohhar.
Selama 23 tahun, yayasan tersebut telah mengasuh dan mendampingi sekitar 865 anak yatim dan 387 anak yatim piatu.
Ketua Yayasan Al Qohhar Kartono Warigogung mengatakan pendampingan anak tidak sebatas pemberian santunan.
“Bukan hanya soal memberikan santunan. Anak-anak ini punya banyak kebutuhan,” kata Kartono dalam keterangannya, Minggu (4/10).
Menurut dia, kebutuhan tersebut mencakup pendidikan, kesehatan, makanan, tempat tinggal, hingga kebutuhan sehari-hari.
JPNN.com