Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Abu Putih

Oleh Dahlan Iskan

Senin, 27 Juli 2026 – 06:05 WIB
Abu Putih - JPNN.COM
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Saya ini kuper banget: baru tahu ada Universitas Republik Indonesia (URI) ketika memutar ulang acara pelantikan kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Di situ Presiden Prabowo Subianto tidak hanya melantik Sudaryono sebagai kepala BGN, tetapi juga melantik Gubernur Universitas Republik Indonesia dan wakilnya.

Kok, saya tidak pernah mendengar rencana URI sebelumnya. Kuper banget.

Baca Juga:

Ternyata tidak hanya saya yang terkaget-kaget. Begitu banyak yang belum tahu, termasuk kalangan DPR dan intelektual kampus. Rupanya berdirinya URI tidak diwacanakan secara luas. Tiba-tiba saja jadi.

Rupanya terjawab sudah: mengapa Presiden Prabowo beberapa kali ke Prancis. Presiden sendirilah yang punya gagasan mendirikan URI --yang dibuat seperti ENA: Ecole Nationale d'Administration. Yakni universitas 'pejabat tinggi' di Paris.

Di medsos banyak disuarakan: apakah URI nanti akan bersaing dengan UI, UGM, Unair dan sebangsanya. Bahkan ada yang bertanya: ide apa lagi ini? Dari mana anggarannya. Kan, belum pernah dibahas di DPR.

Baca Juga:

Kalau wujudnya akan seperti ENA maka tidak akan bersaing dengan universitas negeri yang sudah ada. Di ENA mahasiswanya bukan lulusan SMA. Tidak bergelar. Lama pendidikannya hanya dua tahun.

Itu semacam S-2 khusus untuk calon pejabat tinggi pemerintah. Tidak harus semua pejabat tinggi lulusan ENA, tetapi daya saing alumnus ENA lebih tinggi dibanding yang berkarier dari luar ENA.

Saya ini kuper banget: baru tahu ada Universitas Republik Indonesia (URI) ketika memutar ulang acara pelantikan Kepala Badan Gizi Nasional.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News