Arrmanatha Nasir Ungkap Prioritas Setelah Dilantik Jadi Menteri Luar Negeri
jpnn.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Arrmanatha Nasir mengaku akan melanjutkan arah kebijakan politik luar negeri Indonesia.
Arrmanatha menyebutkan politik luar negeri Indonesia tetap berpedoman pada prinsip bebas aktif sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang dan kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, dinamika global yang semakin kompleks menjadi tantangan besar bagi Indonesia dalam menjalankan diplomasi dan memperjuangkan kepentingan nasional.
“Situasi global saat ini dinamikanya tidak sederhana. Jadi, tantangan yang kita hadapi sangat besar,” ucap Arrmanatha usai dilantik.
Dia mengatakan konsistensi politik luar negeri Indonesia menjadi landasan penting bagi siapa pun yang mengemban jabatan sebagai Menteri Luar Negeri.
Arrmanatha menegaskan dirinya akan meneruskan kebijakan yang telah dirintis Melu sebelumnya Sugiono, termasuk memperjuangkan kepentingan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita.
“Kita juga tentunya harus terus berkontribusi menjaga stabilitas dan perdamaian di tingkat kawasan dan juga tentunya di tingkat global,” kata dia.
Salah satu bentuk komitmen tersebut ialah rencana Indonesia kembali mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk periode 2029–2030.
JPNN.com