BASF Kumpulkan 1.000 Petani Bawang Merah di Brebes, Perkuat Upaya Pengendalian Hama
jpnn.com, JAKARTA - Serangan hama masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petani bawang merah karena bisa memengaruhi kualitas dan produktivitas tanaman.
Upaya pengendalian hama pun menjadi perhatian dalam kegiatan Gebyar Cimegra Secepat Kilat yang digelar BASF Agricultural Solutions di Brebes, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 petani bawang merah.
Dalam kegiatan itu, petani melihat langsung penerapan pengendalian hama di lapangan, bertukar pengalaman, serta memperoleh informasi mengenai teknik aplikasi produk perlindungan tanaman.
Country Head BASF Agricultural Solutions Indonesia Jerico Gascon mengatakan kebutuhan petani tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan produk pengendali hama, tetapi juga pengetahuan mengenai cara penggunaannya.
“Pengendalian hama yang efektif dan andal tetap menjadi salah satu faktor penting bagi keberhasilan budi daya bawang merah,” kata Jerico dalam keterangannya, Kamis (1/10).
Menurut dia, pendampingan dan pemahaman mengenai penggunaan produk diperlukan agar solusi pengendalian hama dapat memberikan hasil optimal di lapangan.
Kegiatan di Brebes sekaligus menandai tiga tahun keberadaan Cimegra di Indonesia.
Produk insektisida BASF tersebut diperkenalkan di Indonesia pada 2023 dan digunakan untuk mengendalikan sejumlah hama serangga pada tanaman bawang merah.
JPNN.com