Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Bea Cukai Jayapura Siap Berkontribusi untuk Reopening PLBN Skouw di Era New Normal

Selasa, 23 Juni 2020 – 22:44 WIB
Bea Cukai Jayapura Siap Berkontribusi untuk Reopening PLBN Skouw di Era New Normal - JPNN.COM
Kepala Bea Cukai Jaya Pura Albert Simo dalam rapat koordinasi persiapan pembukaan PLBN Skouw, Papua, Selasa (16/6). Foto: DJBC

jpnn.com, JAYAPURA - Pemerintah Provinsi Papua dan Provinsi West Sepik (Sandaun) Papua New Guinea (PNG) menggelar rapat koordinasi pada Selasa lalu (16/06).

Jajaran Bea Cukai Jayapura ikut hadir dalam rapat koordinasi untuk membahas persiapan pembukaan aktivitas lintas batas dan pertukaran informasi kasus pandemi COVID-19 itu.

Kepala Kantor Bea Cukai Jayapura Albert Simo yang hadir di rapat tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya telah membahas rencana pembukaan kembali aktivitas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw yang selama empat bulan seiring pandemi COVID-19.

“Pembukaan PLBN Skouw ini bertujuan untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat di perbatasan dengan mengaktifkan kembali kegiatan jual beli di Pasar Skouw yang merupakan tempat pembelian sembako dan kebutuhan sehari-hari warga Wutung. Rencana pembukaan aktivitas di PLBN Skouw ini akan dibuka satu hari dalam satu minggu dari pukul 09.00 WIT pagi sampai dengan 14.00 WIT,” ujar Albert.

Lebih lanjut Albert mengharapkan proses persiapan pembukaan kembali PLBN Skouw berjalan lancar. Dengan demikian aktivitas di PLBN Skouw kembali berjalan dengan normal baru yang menerapkan protokol kesehatan bagi setiap pelintas batas dan seluruh petugas dari semua instansi terkait.

"Bea Cukai Jayapura dapat berkontribusi kembali seperti semula dalam melaksanakan tugas pengawasan di PLBN Skouw dengan mulai mengimplementasikan new normal, yaitu menjalankan protokol kesehatan selama melaksanakan tugas dan beraktivitas di PLBN Skouw. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan tetap dalam perlindungan dari penyebaran COVID-19 ini,” ungkap Albert.(eno/jpnn)

loading...