Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Berita Terkini dari Satgas Covid-19, Jabar Menggembirakan, Jatim Waspada

Kamis, 30 September 2021 – 23:16 WIB
Berita Terkini dari Satgas Covid-19, Jabar Menggembirakan, Jatim Waspada - JPNN.COM
Laporan Kementerian Kesehatan terkait laju vaksinasi dan kasus COVID-19 di Indonesia per Rabu (22/9/2021). Foto: ANTARA/HO-Satgas COVID-19

jpnn.com, JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19, Kamis (30/9) melaporkan kabar  menggembirakan buat Jawa Barat yakni ada penambahan kasus sembuh COVID-19 terbanyak.

Namun, untuk Jawa Timur justru perlu waspada karena Satgas melaporkan terdapat kasus baru positif COVID-19 tertinggi hari ini.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Kamis, penambahan kasus sembuh COVID-19 terbanyak di Jabar yaitu 288 orang, diikuti dengan Jawa Tengah (Jateng) (282), Jatim (257), Bali (229), DKI Jakarta (194), dan DI Yogyakarta (190).

Sedangkan, kasus baru positif COVID-19 tertinggi tercatat sebanyak 195 di Jatim, diikuti dengan Jabar (161), DKI Jakarta (149), Jateng (144), dan Bali (86).

Penambahan kasus meninggal terbanyak di Jateng sebanyak 28 orang, diikuti Jatim (13), Jabar (11), dan Aceh (10).

Secara nasional, satgas mencatat kasus COVID-19 bertambah sebanyak 1.690 orang, sehingga total hingga saat ini mencapai 4.215.104 orang sejak kemunculan kasus pertama COVID-19 pada Maret 2020.

Kemudian, kasus sembuh COVID-19 secara nasional bertambah 2.848 orang, sehingga total menjadi 4.037.024 orang, dan kasus kematian akibat COVID-19 bertambah 113 orang, sehingga jumlah keseluruhan tercatat sebanyak 141.939 orang.

Dengan demikian, kasus aktif COVID-19 mengalami penurunan sebanyak 1.271 menjadi 36.141 orang. Sementara suspek COVID-19 tercatat sebanyak 384.228 orang, dan total 276.135 spesimen telah diperiksa pada hari ini.(antara/jpnn)

Berita terkini dari Satgas COVID-19 terkait kasus pasien sembuh tertinggi di Jawa Barat, sedangkan Jawa Timur perlu waspada.


    BERITA LAINNYA