BPDP Resmi Buka Program Pangan & Hilirisasi 2026, Dorong UMKM, Perguruan Tinggi Daftar
jpnn.com, JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) membuka Call for Proposal Program Pangan dan Hilirisasi Tahun 2026 untuk mendukung program prioritas nasional dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing komoditas perkebunan.
Program itu mencakup komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa.
BPDP mengajak badan usaha, koperasi, UMKM, asosiasi, serta lembaga penelitian dan perguruan tinggi untuk menyiapkan proposal sesuai panduan teknis.
Di samping memanfaatkan kesempatan itu untuk mendorong peningkatan nilai tambah dan daya saing komoditas perkebunan Indonesia.
Perwakilan Kementerian Perindustrian dalam Komite Pangan dan Hilirisasi BPDP Merrijantij Punguan Pintaria menekankan hilirisasi tidak sekadar berorientasi pada pengolahan bahan mentah, tetapi menjadi bagian dari transformasi struktur ekonomi.
“Hilirisasi merupakan bagian dari transformasi struktur ekonomi, bukan sekadar pengolahan bahan mentah” ujar Merrijantij dalam paparannya di Webinar Sosialisasi Call for Proposal Program Pangan dan Hilirisasi BPDP 2026, Jumat (2/10).
Dia menjelaskan arah kebijakan hilirisasi mencakup produktivitas hulu, mutu dan kontinuitas pasokan, diversifikasi produk, riset dan inovasi, pendalaman industri, keberlanjutan, hingga penguatan pasar dan investasi.
Pada komoditas sawit, target ragam jenis produk hilir diarahkan meningkat dari 208 produk pada 2025 menjadi 250 produk pada 2029.
JPNN.com