Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Catatan Pemungkas Dari Muktamar Ke-35 NU

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy - Warga NU, Kiai Kampung

Senin, 31 Agustus 2026 – 19:45 WIB
Catatan Pemungkas Dari Muktamar Ke-35 NU - JPNN.COM
Warga NU, Kiai Kampung HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Atau Gus Lilur. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com - Saya terinspirasi oleh Presiden pertama kita, Bung Karno. Beliau ahli merangkai akronim.

Yang paling masyhur tentu berdikari: berdiri di atas kaki sendiri.

Sebuah kata yang lahir dari kepala seorang pemimpin, lalu hidup lebih panjang daripada yang menciptakannya.

Pada catatan terakhir saya tentang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang baru saja berakhir ini, izinkan saya membuat satu akronim juga.

Saya tidak berharap ia menjadi kata abadi seperti berdikari. Ia cuma catatan pamungkas seorang kiai kampung dari Situbondo, tentang apa yang saya lihat sendiri di Tambakberas, Jombang.

Akronim itu:

Papi Umba Pakocir.

Panglima pergi umrah tiba-tiba, pasukan kocar-kacir.

Gus Lilur memberikan catatan terakhir tentang Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang baru saja berakhir ini dengan membuat satu akronim - Papi Umba Pakocir.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News