Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Danantara di Persimpangan Sejarah: Membangun Kepercayaan Global Tanpa Mengorbankan Tata Kelola

Oleh: Arief Poyuono, Komisaris Pelindo

Senin, 20 Juli 2026 – 11:38 WIB
Danantara di Persimpangan Sejarah: Membangun Kepercayaan Global Tanpa Mengorbankan Tata Kelola - JPNN.COM
Arief Poyuono. Foto: supplied

jpnn.com - Keputusan S&P Global Ratings memberikan penilaian yang positif terhadap prospek Danantara Indonesia bukan sekadar kabar baik bagi sebuah lembaga investasi negara.

Di balik respons tersebut, tersimpan sinyal yang lebih besar bahwa pasar internasional mulai melihat Indonesia memiliki instrumen baru untuk meningkatkan daya saing Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui pendekatan investasi yang lebih profesional.

Namun, sejarah menunjukkan bahwa kepercayaan pasar global tidak dibangun hanya melalui peringkat lembaga pemeringkat. Kepercayaan dibangun melalui konsistensi tata kelola, transparansi, akuntabilitas, dan kemampuan menghasilkan nilai ekonomi dalam jangka panjang.

Dalam konteks inilah Danantara memasuki fase yang jauh lebih penting dibanding sekadar mengelola aset negara.

Kepercayaan Internasional Adalah Proses, Bukan Tujuan

Dalam literatur Institutional Economics yang dikembangkan oleh Douglas North (1990), institusi memperoleh legitimasi ketika mampu menciptakan kepastian aturan sehingga mengurangi biaya transaksi (transaction cost). Bagi investor global, kepastian jauh lebih penting dibanding janji.

S&P boleh saja memberikan pandangan positif hari ini. Namun apabila tata kelola berubah mengikuti dinamika politik, maka persepsi pasar akan berubah jauh lebih cepat dibanding peningkatan aset.

Karena itu terdapat beberapa agenda yang seharusnya menjadi prioritas Danantara.

Keputusan S&P Global Ratings memberikan penilaian yang positif terhadap prospek Danantara Indonesia bukan sekadar kabar baik bagi sebuah lembaga investasi negar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News