Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Demokrasi, Etika Kekuasaan, dan Ketahanan Nasional

Oleh: Ibnu Prakoso

Minggu, 30 Agustus 2026 – 17:59 WIB
Demokrasi, Etika Kekuasaan, dan Ketahanan Nasional - JPNN.COM
Ketua Bidang Pengkaderan DPP IKAL Lemhannas Ir. Ibnu Prakoso, M.Sos. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Peristiwa kerusuhan yang terjadi di sekitar Senayan, Slipi, dan Pejompongan pada 27 Agustus 2026 meninggalkan pertanyaan yang jauh lebih besar daripada sekadar siapa yang menang atau kalah dalam sebuah demonstrasi.

Seorang warga biasa, Bambang Setiawan, 59 tahun, meninggal dunia. Ia bukan demonstran.

Ia bukan bagian dari kelompok yang sedang berhadapan. Ia hanya keluar dari rumah untuk melihat apa yang sedang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.

Satu nyawa rakyat kembali menjadi korban ketika perbedaan aspirasi berubah menjadi kekerasan.

Di sinilah kita perlu berhenti sejenak dan bertanya:

Mengapa setiap kali terjadi ketegangan politik, rakyat kecil justru sering menjadi korban?

Demonstrasi adalah hak konstitusional. Kritik terhadap pemerintah adalah bagian dari demokrasi.

Dukungan terhadap pemerintah juga merupakan hak warga negara.

Peristiwa kerusuhan yang terjadi di sekitar Senayan, Slipi, dan Pejompongan pada 27 Agustus 2026 meninggalkan pertanyaan yang jauh lebih besar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News