Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Doa Mahjong

Oleh: Dahlan Iskan

Minggu, 20 September 2026 – 06:00 WIB
Doa Mahjong - JPNN.COM
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Gara-gara ke Paputungan (Disway 17 September 2026: William Paputungan) saya tidak sempat mampir ke pabrik yang sangat top di Manado: pabrik minuman keras Cap Tikus. Padahal saya pernah berjanji ke pemiliknya, Johnny Lieke: kalau ke Manado akan mampir ke Cap Tikus.

Yang bisa saya paksakan adalah ke Bukit Doa: tapi sudah tutup. Jalan masuknya sudah diportal. Sudah terlalu gelap: pukul 19.30. Telat setengah jam. Maka kami belok kiri, menanjak lagi ke bukit di atasnya: bukit Makatete Hills. Ada kafe di situ: tutup satu jam lagi.

Masih ada tiga meja yang berisi pengunjung yang sedang minum-minum. Kami pilih ke teras samping yang luas dan tanpa atap. Kami angkat meja dan kursi-kursi ke dekat pagarnya: bisa melihat seluruh kota Manado di bawah sana. Manado di waktu malam.

Saya duduk di kursinya. Bukan untuk menikmati pemandangan tapi untuk menulis: redaksi sudah menunggu tulisan saya yang akan diterbitkan pukul 04.00 keesokan harinya. Ketika menulis dipepet waktu seperti itu kadang muncul omelan otomatis: menulisnya dicepat-cepatkan ketepatan terbit jam 04.00-nya sering diabaikan.

Saya tidak pernah bertanya kenapa terbit telat; kenapa tidak pakai AI saja. Biarlah AI yang disiplin mem-posting-nya pukul 04.00.00.00.

Begitu selesai menulis, pemberitahuan datang: kafe sudah harus tutup. Saya tengok Manado dari atas sekali lagi. Hanya kelihatan gemerlap lampu-lampunya. "Orang lain banyak ke bukit ini pukul 17.00. Menjelang matahari terbenam. Indahnya tak terpermanai," ujar staf di kafe itu.

Baca Juga:

Dari situ sebenarnya saya ingin memaksakan diri ke Bitung –lewat tol. Sekalian merasakan tol Manado-Bitung peninggalan Presiden Jokowi. Tapi juga sudah terlalu malam.

Akhirnya saya ke NDC. Hotel melati tua di situ kabarnya sudah disulap menjadi hotel baru: Hotel NDC.

Gara-gara ke Paputungan saya tidak sempat mampir ke pabrik yang sangat top di Manado: pabrik minuman keras Cap Tikus.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News