Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Fernando Emas Ingatkan Presiden Prabowo untuk Mewaspadai Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 – 13:22 WIB
Fernando Emas Ingatkan Presiden Prabowo untuk Mewaspadai Reformasi 1998 Jilid II - JPNN.COM
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Fernando Emas menyampaikan peringatan keras dan penuh keprihatinan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Peringatan tersebut berpusat pada satu skenario yang tidak boleh dianggap enteng, yaitu potensi terjadinya gelombang protes massal yang mampu menggoyang stabilitas pemerintahan yang digambarkan sebagai "Reformasi 1998 Jilid II".

Dia menyebut Reformasi 1998 adalah salah satu peristiwa paling monumental dalam sejarah politik Indonesia modern.

Dipicu oleh krisis ekonomi yang menghancurkan daya beli rakyat, disertai akumulasi kemarahan atas ketidakadilan dan korupsi yang menggurita, gerakan mahasiswa dan rakyat berhasil mengakhiri 32 tahun kekuasaan Orde Baru.

"Saya tidak menakut-nakuti pemerintahan Prabowo, melainkan untuk memberi peringatan berbasis sejarah yang nyata, yakni kondisi yang pernah memicu ledakan sosial seperti 1998 berpotensi berulang jika pemerintah tidak segera bertindak," ujar Fernando Emas, Sabtu (13/6/2026).

Fernando Emas menegaskan bahwa skenario Reformasi 1998 Jilid II tidak akan terjadi secara otomatis.

Menurut Fernando, reformasi akan terwujud hanya jika pemerintah gagal atau terlambat dalam melakukan pembenahan di sektor ekonomi.

"Artinya, masih ada jendela peluang bagi Presiden Prabowo untuk mengambil langkah-langkah konkret dan terukur guna mencegah akumulasi kemarahan publik mencapai titik kritis yang tidak terkendali," tegas Fernandoi Emas.

Pengamat politik Fernando Emas menyampaikan peringatan keras dan penuh keprihatinan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai Reformasi Jilid II.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News