Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Gibran, AHY & Dialektika Kekuasaan: Menimbang Fungsi Wapres & Menteri di Negara Demokrasi

Oleh: Nazar El Mahfudzi

Sabtu, 28 Juni 2025 – 13:42 WIB
Gibran, AHY & Dialektika Kekuasaan: Menimbang Fungsi Wapres & Menteri di Negara Demokrasi - JPNN.COM
Menko Infra, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) I Gusti Ngurah Rai, Kamis (23/1). Foto: Dok Humas Kemenko Infra

jpnn.com - Dalam beberapa bulan pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, publik melihat figur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tampil dominan di berbagai forum kenegaraan—baik nasional maupun internasional.

Dalam berbagai kesempatan, AHY bahkan tampil mewakili langsung presiden dan menyampaikan sikap resmi pemerintah Indonesia.

Contoh paling menonjol adalah ketika AHY mewakili Indonesia di Boao Forum for Asia Annual Conference 2025, salah satu forum ekonomi terbesar di kawasan Asia.

Di sana, AHY ditunjuk menjadi pembicara kunci dalam sesi High-Level Dialogue: Achieving Sustainable Development in a Transforming World.

Dalam forum ini, ia memaparkan komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan di tengah perubahan global dan tekanan geopolitik yang meningkat.

Tak hanya itu, pada 26 Mei 2025, AHY juga bertindak atas nama pemerintah Indonesia saat melepas kepulangan Premier Republik Rakyat Tiongkok, Bapak Li Qiang, yang telah melakukan kunjungan resmi selama tiga hari di Jakarta. Dalam pidatonya, AHY menyatakan:

Yang menarik, dalam dua agenda resmi kenegaraan tersebut, tidak tampak kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Teori Politik: Jabatan Tinggi Tak Selalu Berarti Peran Dominan

Dalam berbagai kesempatan, AHY bahkan tampil mewakili langsung presiden dan menyampaikan sikap resmi pemerintah Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News