Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Green Democracy dan Kesejahteraan Sosial

Oleh: Ahmad Effendy Choirie - Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) dan Anggota DPR RI Fraksi PKB Periode 1999–2013

Sabtu, 14 Maret 2026 – 14:50 WIB
Green Democracy dan Kesejahteraan Sosial - JPNN.COM
Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia Untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) dan Anggota DPR RI Fraksi PKB Periode 1999–2013, Ahmad Effendy Choirie. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Dalam beberapa tahun terakhir, isu lingkungan hidup tidak lagi berdiri sebagai agenda sektoral semata.

Ia telah menjadi agenda besar peradaban manusia. Krisis iklim, kerusakan hutan, degradasi tanah, pencemaran laut, hingga ancaman krisis pangan global telah mendorong banyak negara memikirkan kembali arah pembangunan mereka.

Di tengah dinamika tersebut, gagasan Green Democracy atau demokrasi hijau menjadi makin relevan.

Di Indonesia, gagasan ini mulai memperoleh perhatian dari berbagai kalangan, termasuk dari pimpinan lembaga negara.

Salah satu tokoh yang secara konsisten mengangkat pentingnya pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan adalah Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin.

Demokrasi yang Berpihak pada Masa Depan

Demokrasi selama ini sering dipahami sebatas mekanisme politik: pemilu, representasi, dan proses pengambilan keputusan.

Namun dalam perkembangan mutakhir, demokrasi dituntut memiliki dimensi yang lebih luas, termasuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin secara konsisten mengangkat pentingnya pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News