Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Guruh Soekarnoputra: Sang Maestro, Taksu Nusantara, dan Penerjemah Pancasila Dalam Bahasa Keindahan

Oleh: Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH.- Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan

Minggu, 27 September 2026 – 00:51 WIB
Guruh Soekarnoputra: Sang Maestro, Taksu Nusantara, dan Penerjemah Pancasila Dalam Bahasa Keindahan - JPNN.COM
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com - Pada hari Sabtu, 26 September 2026, Ibu Pertiwi kembali meneteskan air mata.

Bangsa Indonesia tidak sekadar kehilangan seorang putra proklamator, tetapi kehilangan seorang maestro, sang penjaga gawang kebudayaan, dan denyut nadi seni Nusantara.

Guruh Soekarnoputra telah berpulang.

Sebagai seorang yang lahir dan bernapas dalam rahim tradisi Bali, sekaligus seorang nasionalis yang mengakar pada ajaran Marhaenisme, saya menatap kepergian Mas Guruh dengan rasa kehilangan yang teramat sangat.

Membicarakan Guruh Soekarnoputra tidak bisa hanya dengan kacamata politik praktis.

Ia terlalu besar untuk sekadar ditempatkan dalam etalase kekuasaan.

Membicarakan Mas Guruh adalah membicarakan roh kebudayaan Indonesia, dan secara khusus, membicarakan sebuah ikatan batin yang begitu magis dengan Tanah Leluhur: Bali.

Darah Srimben dan Tarikan Spiritual Taksu Bali.

Guruh Soekarnoputra telah berpulang. Ini kehilangan seorang maestro, sang penjaga gawang kebudayaan, dan denyut nadi seni Nusantara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News