Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

HAN 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Belajar Lewat Permainan Tradisional dan Sains

Kamis, 23 Juli 2026 – 22:45 WIB
HAN 2026, Kemendikdasmen Ajak Anak Belajar Lewat Permainan Tradisional dan Sains - JPNN.COM
Pada peringatan HAN 2026, Ketua Umum Seruni KMP Selvi Gibran Rakabuming turut berbaur memainkan berbagai permainan tradisional bersama anak-anak, mulai dari lompat karet, congklak, kelereng, hingga permainan khas Kepulauan Riau, Perahu Jong. Foto: Humas Kemendikdasmen

"Hari Anak Nasional bukan hanya perayaan yang bersifat seremonial, akan tetapi momentum bagi kita semua untuk mengingatkan dan menguatkan bahwa anak-anak adalah harapan masa depan kita. Untuk mencapai masa depan yang lebih baik, tentunya harus mempersiapkan pendidikan yang lebih baik, pendidikan yang berkualitas untuk anak-anak kita," ujar Wamen Atip dalam pernyataan secara terpisah.

Wamen Atip menambahkan bahwa proses pembelajaran harus disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. "Anak-anak itu, kan, pada periode bermain. Jadi, pembelajaran bagi anak-anak harus dalam konteks yang sesuai dengan masa tumbuh mereka, yaitu bermain sambil belajar," katanya.

Semangat tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir. Kristo Susanto, siswa kelas XII Bisnis Retail 3 SMKN 1 Tanjungpinang, mengaku senang dapat mengikuti Perahu Jong, salah satu permainan tradisional khas Kepulauan Riau.

Menurut dia, kegiatan seperti Main Raya Anak Nusantara menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah kepada generasi muda.

"Anak-anak perlu diperkenalkan dengan permainan tradisional supaya budaya yang kita miliki tetap lestari dan tidak hilang," ujar Kristo.

Dukungan serupa disampaikan Sela Melinda, guru SLB Negeri 2 Tanjungpinang, yang mendampingi peserta dalam kegiatan tersebut.

Dia mengapresiasi konsep Main Raya Anak Nusantara karena menghadirkan ruang bermain yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga inklusif bagi seluruh anak.

“Alhamdulillah, kami senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang sudah mengikutsertakan kami dari SLB untuk bergabung dalam kegiatan Main Raya Anak Nusantara. Acara ini berlangsung sangat meriah dan menyenangkan bagi anak-anak,” ucap Sela.

HAN 2026, Kemendikdasmen mengajak anak belajar lewat permainan tradisional dan sains.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News