Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Independensi Habibie

Oleh Dahlan Iskan

Selasa, 28 Juli 2026 – 07:03 WIB
Independensi Habibie - JPNN.COM
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Perry Warjiyo tidak sakit, tetapi tiba-tiba saja ia mundur dari jabatan gubernur bank sentral Indonesia. Tentu juga bukan karena malu, kok, kurs rupiah begini lemahnya, padahal salah satu tugas utama bank sentral ialah menjaga stabilitas nilai tukar mata uang.

Tugas utama lain bank sentral Anda sudah tahu: menjaga tidak terjadi inflasi yang tecermin dari naiknya harga-harga. Hanya di Amerika Serikat yang bank sentralnya punya tugas utama lain: menjaga agar tersedia cukup lapangan kerja.

Independensi HabibiePejabat sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memastikan keberlangsungan kepemimpinan lembaga tetap berjalan setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI-disway.id/Anisha Aprilia -

Baca Juga:

Maka spekulasi pun seperti jamur di musim jamur. Spekulasi terbanyak ialah "akibat tekanan pemerintah".

Anda sudah tahu: nilai tukar rupiah mengalami kemerosotan yang tajam sejak Januari 2025. Itu sama saja dengan mempermalukan Presiden Prabowo Subianto: baru tiga bulan menjabat rupiah jatuh: USD menjadi Rp16.255.

Kejatuhan itu terus berlangsung sampai menjelang dua tahun masa jabatan Presiden Prabowo. Akan tetapi Presiden tidak bisa memecat seorang gubernur Bank Indonesia.

Baca Juga:

Sejak 1999, Bank Indonesia independen: agar tidak terjadi lagi krisis moneter. Anda belum lahir: pada 1998 negara Anda ini dilanda krisis moneter yang luar biasa, sampai Presiden Soeharto meletakkan jabatan.

Sejak itu pemerintah tidak bisa lagi mencampuri kebijakan bank sentral. Prabowo pasti uring-uringan melihat kurs yang mencoreng wajahnya, padahal masa jabatan Perry masih dua tahun lagi.

Perry Warjiyo tidak sakit. Tapi tiba-tiba saja ia mundur dari jabatan gubernur bank sentral Indonesia. Tentu juga bukan karena malu kurs rupiah begini lemah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News