Jaga Lingkungan NTB, Gubernur Iqbal Tertibkan Tambak Udang Bermasalah
jpnn.com, SUMBAWA - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal mulai menertibkan aktivitas tambak udang yang tidak memenuhi ketentuan perizinan dan lingkungan.
Penertiban dilakukan bukan untuk menghambat investasi, tetapi memastikan bisnis tambak dapat berjalan dengan kepastian sekaligus tidak meninggalkan kerusakan lingkungan dan persoalan bagi masyarakat sekitar.
Langkah tersebut diambil setelah Pemprov NTB menerima banyak laporan mengenai aktivitas tambak yang tidak sesuai ketentuan.
Persoalannya beragam, mulai dari perizinan yang belum dipenuhi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tidak sesuai standar hingga reklamasi yang dilakukan tanpa izin.
“Kami banyak sekali dapat laporan mengenai tambak-tambak udang yang tidak sesuai dengan perizinan atau bahkan tidak mengurus perizinannya. Ada yang IPAL-nya belum sesuai dengan ketentuan, ada yang melakukan reklamasi tetapi tanpa izin,” kata Iqbal saat meninjau salah satu tambak udang di Sumbawa, Kamis, 1 Oktober 2026.
Iqbal menegaskan pemerintah tidak ingin penyelesaian persoalan tersebut justru menciptakan ketidakpastian bagi dunia usaha.
Oleh karena itu, Pemprov NTB mencari titik temu agar penataan tambak tetap ramah terhadap investasi, melindungi masyarakat sekitar, sekaligus menjaga keseimbangan ekologis.
“Bagaimana solusinya supaya friendly buat investor, tapi friendly juga buat masyarakat sekitar, terutama buat keseimbangan ekologis. Karena kita khawatir kalau terus-menerus seperti ini, yang rusak juga lingkungan kita dan pada akhirnya juga akan mengganggu para pebisnis, investor juga,” ujarnya.
JPNN.com