Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Jangan Cepat Membuang Air Hujan dari Kota

Oleh: Uly Amrina

Kamis, 13 Agustus 2026 – 07:47 WIB
Jangan Cepat Membuang Air Hujan dari Kota - JPNN.COM
Pengelolaan air hujan. Ilustrasi. Foto: Source for JPNN

jpnn.com - Setiap kali hujan deras mengguyur kota, kita seperti memiliki satu refleks yang sama: bagaimana secepat mungkin membuang air itu dari kawasan permukiman.

Drainase diperbesar. Saluran dibersihkan. Pompa dinyalakan.

Air dialirkan menuju sungai, lalu secepat mungkin meninggalkan kota.

Namun, beberapa bulan kemudian, ketika musim kemarau datang, kita justru sibuk mencari air.

Tanaman harus disiram. Lahan pertanian perkotaan membutuhkan pasokan air.

Cadangan air tanah semakin terbatas. Pada titik inilah muncul sebuah paradoks: air yang kita anggap sebagai ancaman ketika hujan, justru menjadi sumber daya yang kita cari ketika kemarau.

Mungkin persoalan kota bukan semata-mata terlalu banyak atau terlalu sedikit air. Persoalan sebenarnya adalah bagaimana kota memperlakukan air hujan.

Dari Air Banjir Menjadi Sumber Daya

Air yang kita anggap sebagai ancaman ketika hujan, justru menjadi sumber daya yang kita cari ketika kemarau.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News