Kabar 8 WNI Gabung Tentara Rusia, Legislator: Ini Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah
Biasanya negara maju menawarkan warga mau masuk atau tidak menjadi prajurit mereka.
"Biasanya negara-negara maju itu menawarkan, mau masuk atau tidak menjadi prajurit negara mereka, begitu, ya. Saya yakin ini dengan kesadaran sendiri," ujarnya.
Menurut dia, terdapat berbagai alasan yang mendorong seseorang memilih bergabung dengan militer negara asing.
Kang TB mengatakan satunya di antara faktor seseorang bergabung menjadi tentara asing berkaitan ekonomi atau keinginan memperoleh keuntungan finansial.
"Ya, pada umumnya komersial, atau ada tujuan lain, misalnya dia bekerja di sana sudah cukup lama kemudian ingin menjadi warga negara. Salah satu jalan yang cepat itu adalah masuk menjadi prajurit setempat, begitu," ujarnya.
Kang TB mengatakan ada konsekuensi yang diterima WNI apabila memutuskan bergabung dengan militer negara lain.
Dia menyebut keputusan tersebut dapat menyebabkan seseorang kehilangan status kewarganegaraan Indonesia.
"Nah, konsekuensinya itu yang saya tahu, ada yang memang mereka tahu kalau masuk menjadi prajurit, maka secara otomatis hilang kewarganegaraan Indonesianya," katanya. (ast/jpnn)
JPNN.com