Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Kambing Verde

Oleh Dahlan Iskan

Selasa, 07 Juli 2026 – 06:21 WIB
Kambing Verde - JPNN.COM
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Dari Amerika dan Kanada saya tidak ke Meksiko. Setidaknya agar tidak semua prediksi "perusuh" Disway benar.

Memang Piala Dunia di Amerika-Kanada-Meksiko belum selesai --tetapi bagi Kanada serasa sudah bubar. Tim Kanada sudah tersingkir --kalah 0-3 oleh Maroko.

Kambing Verde

Baca Juga:

Harapan bikin kejutan demi kejutan sirna --meski bisa masuk 16 besar sudahlah kejutan-- apalagi ada alasan kuat kenapa kalah: salah satu pemain intinya cedera. Alphonso Davies. Bek kiri yang sangat hebat.

Ia tetap hadir ke bangku pemain di pinggir lapangan Stadion Houston, Texas, tetapi tidak pakai seragam. Ia pakai dua kruk untuk bisa berjalan.

Kruk itu ia tinggalkan tergeletak di rumput hijau saat ikut membesarkan hati rekan-rekannya yang baru kalah. Alphonso Davies cedera saat bermain di klub Jermannya Bayern Munich.

Baca Juga:

Ia sangat diharapkan bisa bermain di Piala Dunia, tetapi hanya bisa main 32 menit saat Kanada menang lawan Afrika Selatan. Ia lantas diistirahatkan dengan harapan bisa bermain lagi menghadapi Maroko.

Pagi sebelum pertandingan, dilakukanlah MRI atas kakinya. Memang tidak ditemukan cedera baru, tetapi Davies merasa tidak bisa bermain maksimal bila diturunkan lawan Maroko.

Maka setiap ada piala dunia omongan kita masih akan sama: kapan Indonesia yang berpenduduk hampir 300 juta jiwa bisa seperti Cape Verde yang hanya berpenduduk..

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News