Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Mengajak Santri Melek Keuangan

Kamis, 01 Oktober 2026 – 16:05 WIB
Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Mengajak Santri Melek Keuangan - JPNN.COM
Kegiatan Peningkatan Literasi Keuangan Syariah. Foto: Sumber JPNN

jpnn.com - PEMALANG - Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) Abdul Haris mengatakan bahwa penguatan literasi keuangan di lingkungan pesantren merupakan bagian penting dari agenda pemberdayaan masyarakat.

Haris mengungkap hal tersebut dalam kegiatan Peningkatan Literasi Keuangan Syariah di Pondok Pesantren Salafiyah, Kauman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (1/10).

"Di era ekonomi yang penuh ketidakpastian saat ini, melek finansial bukan lagi pilihan, tetapi menjadi keharusan," ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa santri memiliki potensi besar untuk membuktikan kemandirian ekonomi sekaligus menjadi pelopor pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren.

Deputi Haris turut mengingatkan bahaya praktik keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal dan judi online yang kerap menjerat masyarakat, termasuk kalangan pesantren.

Praktik tersebut pada akhirnya menghambat masyarakat untuk berdaya secara ekonomi.

"Harta bukan tujuan hidup, tetapi amanah untuk menghadirkan kemaslahatan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Bupati Pemalang Nurkholes dan para pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah mengapresiasi Kemenko PM bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang telah melaksanakan kegiatan di pesantren tersebut.

Abdul Haris mengatakan bahwa harta memang bukan tujuan hidup, tetapi amanah untuk menghadirkan kemaslahatan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News