Lapas Cianjur Jadikan Asesmen sebagai Fondasi Pembinaan Warga Binaan
jpnn.com, CIANJUR - Lapas Kelas IIB Cianju memperkuat pelaksanaan pembinaan melalui kegiatan Asesmen Wali Pemasyarakatan bagi tahanan baru.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperoleh informasi awal mengenai kondisi dan kebutuhan setiap warga binaan sebagai dasar dalam memberikan pendampingan dan pembinaan yang lebih terarah.
Dalam pelaksanaannya, Wali Pemasyarakatan melakukan wawancara dan penggalian informasi secara langsung dengan tahanan baru.
Proses tersebut mencakup pengumpulan informasi mengenai latar belakang pribadi dan keluarga, kondisi sosial, riwayat kehidupan, pendidikan, pekerjaan, hingga berbagai kebutuhan yang dapat menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan pembinaan selama menjalani masa pidana.
Asesmen tidak hanya menjadi proses pengumpulan data, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi antara Wali Pemasyarakatan dengan warga binaan.
Melalui pendekatan yang humanis dan dialogis, wali dapat memahami kondisi setiap individu secara lebih menyeluruh sehingga pendampingan yang diberikan dapat disesuaikan dengan karakter, kebutuhan, dan perkembangan masing-masing warga binaan.
Hasil asesmen selanjutnya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pelaksanaan pendampingan, pemantauan perkembangan, serta penyusunan langkah pembinaan yang sesuai.
Dengan demikian, proses pembinaan diharapkan tidak dilakukan secara seragam, tetapi dapat diarahkan berdasarkan kondisi dan kebutuhan warga binaan.
JPNN.com