Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Lewat Festival Generasi Cerdas 2026, Astra Apresiasi Karya dan Prestasi Sekolah Binaan

Rabu, 30 September 2026 – 14:43 WIB
Lewat Festival Generasi Cerdas 2026, Astra Apresiasi Karya dan Prestasi Sekolah Binaan - JPNN.COM
Dari kiri ke kanan: Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, Direktur Astra sekaligus Ketua Pembina Yayasan Astra - YPA MDR Gita Tiffany Boer, Ketua Pengurus Yayasan Astra - YPA MDR Gunawan Salim. Foto: Astra

jpnn.com, JAKARTA - Astra melalui Yayasan Astra - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA MDR) menyelenggarakan Festival Generasi Cerdas (FGC) 2026 bertajuk “Cerdas Berprestasi, Kreatif Menginspirasi” di Menara Astra, Jakarta, pada 29 September hingga 1 Oktober 2026.

Festival ini menjadi ruang apresiasi bagi karya, kreativitas, dan prestasi sekolah binaan Yayasan Astra - YPA MDR yang tersebar di 9 provinsi dan 18 kabupaten di Indonesia.

“Astra memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, sekolah, dunia usaha, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan. Semangat kolaborasi ini juga terus dijalankan melalui Yayasan Astra - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Direktur Astra sekaligus Ketua Pembina Yayasan Astra - Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Gita Tiffani Boer.

Beragam karya yang hadir dalam Festival Generasi Cerdas merupakan bagian dari proses pembinaan Yayasan Astra - YPA MDR melalui empat pilar, yaitu karakter, akademik, kecakapan hidup, serta seni dan budaya, salah satunya terlihat melalui inovasi media pembelajaran interaktif berbasis digital maupun nondigital yang dikembangkan oleh guru dan siswa binaan untuk mendukung proses belajar yang lebih kreatif.

Pada pilar kecakapan hidup, pengunjung dapat melihat ragam kain hasil karya sekolah binaan, mulai dari batik khas Daerah Istimewa Yogyakarta, tenun khas Nusa Tenggara Timur, hingga tapis khas Lampung Selatan.

Setiap karya dibuat dengan mengangkat kekayaan budaya dan identitas daerah masing-masing. Salah satunya adalah karya SDN Jigudan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menghadirkan Tugu Yogyakarta sebagai salah satu inspirasi motif batik.

Kekayaan budaya daerah juga hadir melalui pilar seni dan budaya. Guru dan siswa binaan menampilkan pertunjukan musik dengan instrumen tradisional, seperti sape dari Kalimantan dan sasando dari Rote, Nusa Tenggara Timur.

Penampilan tersebut makin beragam dengan kehadiran siswa binaan dari Seram Bagian Barat, Maluku, yang memainkan ukulele dalam aransemen musik bersama.

Astra memandang pendidikan sebagai salah satu fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News