Menhut: Praktik Pengelolaan Gambut di Riau akan Jadi Laboratorium
jpnn.com, RIAU - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menyiapkan pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Praktik pengelolaan gambut yang dilakukan masyarakat di Riau akan menjadi salah satu contoh untuk pengelolaan gambut di wilayah lain.
Hal ini disampaikan Menhut Raja Antoni usai melakukan kunjungan di Rumah Runding Restorasi Gambut dan Mangrove, Desa Tanjung Leban, Bengkalis, Rabu (30/9).
Menhut Raja Antoni didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, Peneliti Gambut dari Universitas Riau Haris Gunawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Bupati Bengkalis Kasmarni serta jajaran Forkopimda lainnya.
Menhut Raja Antoni mengatakan pembentukan badan tersebut merupakan tindak lanjut keputusan Presiden Prabowo Subianto setelah mendengarkan masukan para ilmuwan dan akademisi.
Menurutnya, pengelolaan gambut perlu dilakukan secara serius dengan pendekatan berbasis riset.
Dia menyebut lokasi tersebut sebagai ‘laboratorium hidup’ yang dapat menjadi tempat pembelajaran bagi badan baru setelah terbentuk.
Praktik yang telah dilakukan masyarakat nantinya diharapkan dapat dipelajari dan direplikasi di wilayah lain terutama di 6 provinsi prioritas karhutla.
JPNN.com