Menhut Sebut Prabowo Dengarkan Akademisi Dalam Pengelolaan Gambut
jpnn.com, BENGKALIS - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyebut Presiden RI Prabowo Subianto dalam menentukan kebijakan terkait pengelolaan gambut dan mangrove berdasarkan data dari peneliti dan ahli.
"Memutuskan policy berdasarkan riset, berdasarkan penelitian. Riset best policy,” ujar Raja Juli di Rumah Runding Restorasi Gambut dan Mangrove, Desa Tanjung Leban, Bengkalis, Rabu (30/9).
Eks Plt Wakil Kepala Otorita IKN itu bahkan menyebut Prabowo menjadi tokoh yang mendengarkan masukan ilmuan dan akademisi sebelum membuat kebijakan.
“Pak Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan keputusan, beliau adalah pendengar saya katakan tadi, mendengar para ilmuwan," lanjut Raja Juli.
Menhut mencontohkan kebijakan Prabowo yang membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) setelah mendengarkan ahli.
Dia menyebut pengelolaan gambut menjadi penting, salah satunya untuk memperkuat upaya pencegahan Karhutla.
“Beliau mendengar langsung pekan yang lalu usulan dari para ilmuwan, para akademisi dengan data yang cukup bahwa Indonesia membutuhkan satu badan untuk secara serius mengelola gambut dan manggrove,” ujar Menhut
Menindak lanjuti arahan Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni mengatakan akan menggelar kajian bersama 22 pakar yang sebelumnya diundang ke Istana.
JPNN.com