Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

PBB Kecam Pembunuhan 2 Warga Palestina di Tepi Barat

Jumat, 04 September 2026 – 16:50 WIB
PBB Kecam Pembunuhan 2 Warga Palestina di Tepi Barat - JPNN.COM
Juru Bicara Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Stephane Dujarric saat mengadakan konferensi pers di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, (29/1/2026). (ANTARA/Anadolu/Selcuk Acar)

jpnn.com - ISTANBUL — Perserikatan Bangsa-Bangsa mengecam pembunuhan dua warga sipil Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan pembunuhan terhadap Omar al-Naasan (19) dan Khalil Shehada (16) di Desa Al-Mughayyir merupakan peristiwa mengejutkan.  "PBB mengecam pembunuhan warga sipil, khususnya warga sipil Palestina, ini," kata Dujarric kepada wartawan.

Menurut Dujarric, PBB juga menyampaikan keprihatinan sangat mendalam atas berlanjutnya kekerasan oleh pihak-pihak yang menduduki, yang bertindak semena-mena dalam serangan terhadap warga sipil, harta benda, dan cara hidup warga Palestina.

Dujarric mengatakan otoritas Israel harus mengambil tindakan untuk mencegah kekerasan lebih lanjut dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat.

"Sudah menjadi tanggung jawab otoritas Israel untuk melakukan apa yang harus mereka lakukan guna memenuhi kewajibannya dan meminta pertanggungjawaban orang-orang yang terlibat atas kekerasan ini," tuturnya.

Terkait Gaza, Dujarric mengatakan tim dari PBB telah mengumpulkan ratusan paket bantuan kemanusiaan dari pos perbatasan Kerem Shalom, yang berisi popok dewasa, tas sekolah, serta makanan untuk bayi dan anak-anak.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sejak Oktober 2023, PBB dan mitranya telah mendukung evakuasi medis terhadap lebih dari 13.000 pasien dari Gaza, termasuk 6.000 lebih anak-anak.

Namun demikian, ribuan pasien masih sangat memerlukan perawatan medis khusus yang tidak tersedia di Gaza.

Dujarric mengatakan WHO mendesak agar jalur rujukan di Tepi Barat segera dibuka kembali, termasuk akses ke rumah sakit di Yerusalem Timur; sementara ambulans dan peralatan medis yang saat ini dilarang masuk ke Gaza harus diizinkan masuk.

PBB mengecam pembunuhan terhadap dua warga sipil Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News