Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Pemerintah Bakal Bedah 15 Ribu Rumah di Wilayah 3T dan Kawasan Perbatasan

Kamis, 23 April 2026 – 22:24 WIB
Pemerintah Bakal Bedah 15 Ribu Rumah di Wilayah 3T dan Kawasan Perbatasan - JPNN.COM
Konferensi pers program “Bedah Rumah” melalui peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan Kawasan Perbatasan, di Kantor BNPP, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/4). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah bakal membedah 15 ribu rumah di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) dan kawasan perbatasan selama 2026.

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Tito Karnavian mengatakan sebanyak 15 ribu rumah itu terdapat di 17 provinsi dan 40 kabupaten/kota di perbatasan.

Menurut dia, selama ini belum pernah ada program pemerintah yang secara khusus untuk membedah rumah di daerah perbatasan.

“Ini program BNPP mungkin paling besar yang pernah ada semenjak BNPP berdiri dari 2010. Dan rasanya sepertinya enggak ada program dari zaman dulu untuk melakukan bedah rumah di perbatasan,” ucap Tito di Kantor BNPP, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/4).

“Dan kita pilihkan 40 kabupaten kota yang strategis di perbatasan, dan kemudian itu mencakup 17 provinsi,” lanjutnya.

Menurut dia, salah satu tugas dari BNPP adalah untuk menghadirkan keadilan bagi masyarakat perbatasan.

Yang kedua, juga untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat perbatasan agar merasakan kehadiran pemerintah.

“Dan itu menjadi buffer zone yang bagus. Kalau semua daerah perbatasan ini lebih sejahtera, lebih makmur, rakyatnya bangga, menjadi bagian dari bangsa Indonesia,” kata dia.

Kepala BNPP Tito Karnavian mengatakan sebanyak 15 ribu rumah itu terdapat di 17 provinsi dan 40 kabupaten/kota di perbatasan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News