Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Pemilu Hijau di Ruang Siber

Oleh: Benny Sabdo - Anggota Bawaslu DKI Jakarta; Mitra Strategis PRAKSIS Pusat Riset Advokasi Serikat Jesus tentang Demokrasi

Senin, 01 Juni 2026 – 10:49 WIB
Pemilu Hijau di Ruang Siber - JPNN.COM
Anggota Bawaslu DKI Jakarta; Mitra Strategis PRAKSIS Pusat Riset Advokasi Serikat Jesus tentang Demokrasi Benny Sabdo. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - Penyelenggaraan pemilu konvensional kerap menyisakan residu ekologis yang besar.

Mulai dari limbah alat peraga kampanye (APK) hingga jejak karbon.

Di sisi lain, migrasi kepada ruang siber membawa tantangan baru berupa polusi informasi dan kerentanan data.

Bagaimana regulasi siber dapat dikonstruksikan untuk mewujudkan keadilan pemilu. Keadilan pemilu tidak hanya menjamin kesetaraan akses, tetapi juga ramah lingkungan.

Demokrasi elektoral Indonesia sering dibayar mahal dengan adanya dampak degradasi lingkungan.

Setiap siklus lima tahunan, ribuan ton sampah plastik dari baliho dan spanduk mencemari ruang publik.

Berdasarkan data, ribuan ton sampah plastik yang bersumber dari alat peraga kampanye, seperti baliho, spanduk, dan umbul-umbul, berakhir mencemari ekosistem lingkungan.

Selain itu, di era disrupsi ruang siber menawarkan alternatif kampanye yang minimalis limbah fisik.

Penyelenggaraan pemilu konvensional kerap menyisakan residu ekologis. Namun, migrasi kepada ruang siber membawa tantangan baru berupa polusi informasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News