Peneliti Pasifik Research: Memahami Akar Persoalan Papua Penting untuk Bangun Kepercayaan
jpnn.com, JAKARTA - Memahami akar persoalan Papua menjadi bagian penting dalam upaya membangun perdamaian dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Pendekatan tersebut perlu dilakukan dengan melihat sejarah, kondisi sosial-budaya, kebutuhan masyarakat, hingga persoalan pembangunan secara utuh dan proporsional.
Peneliti Pasifik Research Laurens Ikinia mengatakan persoalan Papua tidak dapat dipahami hanya dari perspektif keamanan.
Menurutnya, terdapat dimensi sosial, sejarah, identitas, pembangunan, dan pengalaman masyarakat yang perlu menjadi pertimbangan dalam merumuskan kebijakan.
“Kalau kita ingin membangun Papua yang damai, kita perlu memahami bagaimana masyarakat Papua melihat kesetaraan, kebinekaan dan persatuan. Kita juga perlu memahami sejarah, pengalaman dan kebutuhan masyarakat Papua yang memiliki karakteristik sosial dan budaya tersendiri,” kata Laurens dalam Diskusi Publik bertajuk “Mengapa Eskalasi Konflik Papua Selalu Memanas?” yang diselenggarakan Yayasan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) di Jakarta Timur, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, pemahaman tersebut bukan untuk mempertentangkan Papua dengan Indonesia, melainkan menjadi dasar untuk membangun kebijakan yang lebih inklusif dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Laurens menilai sebagian masyarakat Papua memiliki pengalaman dan persepsi yang berbeda dalam melihat relasi mereka dengan negara. Perbedaan persepsi tersebut perlu dijawab melalui kebijakan yang mampu menghadirkan rasa keadilan, kesetaraan dan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat Papua.
“Yang penting adalah bagaimana negara memastikan bahwa masyarakat Papua merasa menjadi bagian yang setara dalam kehidupan berbangsa. Kesetaraan itu harus dirasakan dalam kehidupan nyata, bukan hanya menjadi konsep,” ujarnya.
JPNN.com