Penggundulan Hutan dan Janji-janji Kosong Mengubah Badai Dahsyat Berubah Mematikan
Sesuatu yang dulunya ada di sana sekarang sulit dibayangkan.
Desa-desa di Sawang dulunya merupakan tempat yang tenang. Di sanalah keluarga membesarkan anak-anak, mengolah lahan, dan hidup mengikuti irama sungai-sungai mereka.
Tapi sekarang sebagian besar desa itu telah hilang, hancur, terkubur, atau hanyut.
Pada November 2025, siklon langka terbentuk di Selat Malaka, menyebabkan hujan lebat melanda sebagian besar wilayah pulau Sumatra di Indonesia.
Hujan deras tersebut memicu banjir dan tanah longsor yang menghancurkan permukiman di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Lebih dari 1.200 orang tewas dalam beberapa hari. Ratusan ribu orang mengungsi.
Di Aceh Utara, seluruh desa terendam banjir dari hulu hingga hilir.
Namun bagi penduduk di sini, bencana itu bukan hanya serangan air, melainkan banjir kayu.
JPNN.com