Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pengusaha Sumaryono Berbagi Tips Sukses pada Masa Pandemi

Jumat, 30 Oktober 2020 – 02:25 WIB
Pengusaha Sumaryono Berbagi Tips Sukses pada Masa Pandemi - JPNN.COM
Interior bus yang didesain mirip kafe. PO Setiawan Kediri membuat terobosan "Coffee on the Road" dengan mengubah interior menjadi mirip kafe. Hal ini agar operasional bus tetap berjalan pada masa pandemi COVID-19. Foto: ANTARA/HO

jpnn.com, KEDIRI - Sejumlah pengusaha di Kota Kediri, Jawa Timur membuat terobosan usaha dan membagikan tips agar tetap sukses pada masa pandemi COVID-19 dalam Creative Youth Fest 2020.

PIC PO Setiawan Coffee on the Road Sumaryono, Kamis (29/10), mengemukakan pada masa pandemi COVID-19 omzet perusahaan memang menurun drastis karena masyarakat dianjurkan untuk tidak bepergian. Bahkan, saat bisa beroperasi pun, jumlah penumpang juga kurang optimal.

“Pandemi memang membuat penumpang kami turun drastis. Ketika pelan-pelan bus mulai beroperasi, penumpang kami yang ke Bali hanya 20-25 persen saja terisi,” kata Sumaryono di Kediri.

Ia mengatakan bahwa Bus Setiawan melayani rute Kediri-Bali pergi pulang (p.p.). Pasarnya merupakan wisatawan sehingga memang bus pariwisata.

Saat pandemi COVID-19, banyak orang dianjurkan untuk tidak bepergian sehingga jumlah penumpang bus PO Setiawan turun drastis.

Kalaupun ada yang bepergian, menurut dia, biasanya untuk kepentingan pekerjaan.

Menyiasati hal tersebut, September silam, PO Setiawan berinisiatif membuat Coffee on the Road. Konsepnya, sebuah kafe di dalam bus sehingga penumpang bisa menikmati kopi sambil berkeliling Kota Kediri.

Pihaknya membuat terobosan baru dengan menyulap bus mirip dengan kafe. Hal tersebut ternyata sangat diminati oleh calon penumpang yang ingin suasana baru, singgah di kafe tetapi di dalam bus.

"Interior bus kami sulap menjadi kafe dengan kursi-kursi masih tetap kursi bus. Ada bar untuk memproses kopi dari mulai menggiling hingga menyeduh sehingga pelanggan bisa melihat bagaimana kopinya dihidangkan," kata Sumaryono menerangkan.

Selain menghidangkan kopi, lanjut Sumaryono, juga terdapat makanan ringan.

Bus beroperasi saat hari akhir pekan dengan rute berangkat dari Kantor Bus Setiawan, Jalan Kilisuci Nomor 70 Kota Kediri, melewati GOR Jayabaya, Goa Selomangleng, Taman Sekartaji, Jembatan Brawijaya, dan berakhir di Kebun Bibit Kabupaten Kediri, lalu kembali ke Kantor Bus Setiawan.

Estimasi waktu tempuhnya sekitar 4 jam dengan harga tiket Rp75 ribu per orang.

Selain keliling Kediri Raya, bus juga melayani rute ke Pujon, Batu. Konsepnya sama, yakni kafe di dalam bus dengan hidangan makanan kecil tanpa makan siang menuju Santera Florist di Pujon. Harga tiketnya Rp 150 ribu per orang, termasuk tiket masuk ke Santera Florist.

Inovasi ini, kata Sumaryono, disambut baik terutama oleh komunitas, khususnya akhir pekan dan hari libur sudah terpesan habis.

Selain melayani komunitas, juga bisa dipesan secara per orangan dengan memesan langsung di jejaring sosial Instagram PO Setiawan Kediri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan bahwa pihaknya sengaja menyelenggarakan kegiatan Creative Youth Fest 2020 dengan melibatkan pengusaha kreatif.

Salah satu yang menjadi pembicara adalah PIC PO Setiawan Coffee on the Road Sumaryono. Diharapkan manajemen bisa berbagi ilmu dalam acara tersebut.

“Tujuan untuk memotivasi dan mengangkat pemuda-pemudi Kota Kediri yang sudah berhasil berwirausaha," kata Nur Muhyar.

Nur Muhyar mengatakan bahwa kegiatan Creative Youth Fest 2020 memang mempertemukan para pemuda kreatif untuk berkolaborasi, bergerak bersama, dan memberikan kontribusi.

Pemuda dengan pemikiran kreatif, menurut dia, bisa mewujudkan inovasi yang menjadi solusi, khususnya pada saat pandemi ketika banyak usaha terpuruk.

“Pemuda juga bisa menjadi trend-setter dalam makna yang positif," katanya.(Ant/jpnn)

loading...