Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Pilih Salah Satu, Calon Tunggal atau Kotak Kosong?

Minggu, 22 November 2020 – 08:30 WIB
Pilih Salah Satu, Calon Tunggal atau Kotak Kosong? - JPNN.COM
Ayo memilih. Ilustrasi Foto: Kominfo.

jpnn.com, JAKARTA - Masyarakat diharapkan tetap berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dengan cara datang ke TPS, meskipun hanya ada satu pasangan calon atau paslon.

Pengalaman pada Pemilihan Serentak 2015, 2017 dan 2018, masyarakat enggan menggunakan hak pilih karena tidak tersedia alternatif dalam pemilihan calon tunggal.

Padahal, meskipun pemilihan hanya diikuti satu paslon, masyarakat tetap bisa memiliki opsi untuk memilih antara calon tunggal atau kotak kosong.

Kuncinya adalah semakin banyak masyarakat yang mengetahui fungsi kolom kosong dalam surat suara, maka angka partisipasi Pilkada Serentak di daerah akan tinggi.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak kehilangan hak pilih karena tidak mau datang ke TPS hanya lantaran calonnya tunggal.

Salah satu kegiatan yang memancing partisipasi pemilih untuk datang ke TPS adalah kampanye lewat debat publik. Sementara, calon tunggal tidak memiliki lawan untuk dilakukan debat adu gagasan, visi, misi dan program kerja. Bagaimana mekanismenya?

KPU tetap melaksanakan debat publik pasangan calon tunggal, namun dikemas dalam kegiatan penajaman visi misi. Penajaman visi misi paslon itu bisa disaksikan oleh masyarakat secara virtual melalui media sosial KPU dan televisi yang menjadi mitra penyiaran.

Mekanismenya, paslon tunggal dipersilakan memaparkan visi misi di hadapan para panelis yang telah ditunjuk oleh KPU selaku penyelenggara. Kemudian, para panelis akan memberikan pertanyaan maupun tanggapan kepada paslon untuk memperdalam visi misi.

loading...