Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

PNS tapi Tokoh Papua Merdeka, Motor Ditilang, Nekat Jalan Kaki

Kamis, 14 Juli 2016 – 05:45 WIB
PNS tapi Tokoh Papua Merdeka, Motor Ditilang, Nekat Jalan Kaki - JPNN.COM
JALAN KAKI-Filep Karma saat menolak tawaran seorang pengendara motor yang ingin mengantarnya ke Expo Waena untuk mengikuti demo KNPB, Rabu (13/7). Filep Karma memilih berjalan kaki ke Expo Waena setelah motornya ditilang polisi. Foto: Gamel/Cendrawasih Pos/JPNN.com

JAYAPURA - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi unjuk rasa damai di Waena, Jayapura, Papua, Rabu (13/7) kemarin. 

Ada kejadian menarik, yakni salah satu tokoh yang terus menyuarakan isu kemerdekaan bagi Papua, Filep Karma, memilih melakukan long march menuju Expo Waena. Gara-garanya, motor yang dipakai ditilang polisi,

Filep rencananya akan bergabung dan ikut serta dalam aksi di Expo ini. Namun saat dirinya melintas di lampu merah Dok II, ia ditilang. Meski sempat dilepas, namun ia kembali tertahan di depan Mapolda Papua. Saat itulah motor matic yang biasa dipakainya benar-benar diamankan. 

Tanpa ragu kakek yang akan berusia 57 tahun pada Agustus nanti ini memilih untuk tetap meneruskan perjalanannya meski lambat. Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) yang sempat berpapasan langsung diajak ngobrol.

Dia cerita,  sekitar pukul 08.00 WIT ia melewati lampu merah Dok II Jayapura dan di situ motornya dihentikan dan kuncinya diambil. Ia ditahan karena tak menggunakan helm. 

Namun kata Filep,  ada salah satu Polisi lainnya yang mempersilakan ia tetap jalan hingga ke Jayapura. Hanya saja,  saat lewat  di depan Polda,  pria yang berstatus PNS di Balai Diklat Kotaraja ini kembali dihentikan dan motornya benar-benar ditilang. 

Filep Karma selama ini jika berkendara memang tak pernah mengenakan helm. Ke manapun ia pergi kepalanya hanya ditutupi menggunakan topi dengan masker penutup hidung yang biasa dijual di apotek. Ia mengaku  tak membutuhkan helm karena yang ia imani adalah Yesus.

“Buat apa saya pakai helm plastik seperti itu, toh banyak juga yang mati meski pakai helm. Saya hanya meyakini Yesus yang akan melindungi saja,” jawabnya diplomatis.  

loading...