Prabowo-Hatta Deklarasi di Rumah Ketua Majelis Zikir SBY
jpnn.com - JAKARTA - Pasangan calon presiden (capres) yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN dan PPP yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa hari ini resmi dideklarasikan. Acara deklarasi digelar di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, Rumah Polonia dipilih sebagai lokasi deklarasi karena nilai sejarahnya. Rumah mewah bergaya klasik itu pernah menjadi tempat tinggal tokoh-tokoh penting di masa perjuangan kemerdekaan.
"Ini rumah tempat petinggi jendral di masa lalu, Bung Karno juga pernah di sini," kata Fadli saat ditemui di Rumah Polonia, Senin (19/5).
Ia menjelaskan, Rumah Polonia merepresentasikan semangat dan cita-cita para pejuang kemerdekaan. Diharapkan semangat yang sama dapat kembali muncul di duet Prabowo-Hatta.
Rumah Polonia, lanjutnya, sekarang dimiliki oleh Haris Taher, Ketua Majelis Zikir Nurussalam, organisasi bentukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tokoh Betawi itu merelakan rumahnya dipakai sebagai tempat deklarasi karena mendukung Prabowo-Hatta.
"Pak Haji Haris pendukung kita, rumah ini diberikan cuma-cuma, beliau juga yang sediakan semua makanannya," ungkap Fadli.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak tahun lalu Rumah Polonia sudah digunakan sebagai markas pemenangan Hatta Rajasa yang kala itu masih menjadi calon presiden (capres) dari PAN. Sebelumnya, rumah berwarna putih tersebut dimiliki oleh politisi Partai Demokrat, Hayono Isman. (dil/jpnn)