Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Sebut Shin Tae Yong Pendatang, Dirtek Java United Kena Sanksi Telak

Rabu, 30 September 2026 – 14:56 WIB
Sebut Shin Tae Yong Pendatang, Dirtek Java United Kena Sanksi Telak - JPNN.COM
Skuad Java United saat berlatih menghadapi Persija Jakarta pada pekan ketiga Super League 2026/27. Foto: Dokumentasi Java United

jpnn.com, JAKARTA - Java United FC harus menerima konsekuensi berat setelah kericuhan yang mewarnai pertandingan kontra Persija Jakarta.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan rentetan hukuman kepada klub, pemain, hingga ofisial dengan total denda mencapai Rp760 juta.

Bukan hanya persoalan finansial. Java United juga harus kehilangan dua pemain pentingnya, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri yang sama-sama dijatuhi larangan tampil dalam empat pertandingan.

Sanksi tersebut menjadi buntut panasnya pertandingan pekan ketiga Super League 2026/2027 antara Persija dan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9/2026).

Pertandingan yang digelar tanpa penonton itu berakhir dengan kemenangan tipis Persija 1-0. Namun, drama justru memuncak setelah pertandingan memasuki pengujung laga.

Ketegangan tidak berhenti ketika wasit meniup peluit panjang. Kericuhan berlanjut hingga lorong stadion atau Official Area (OA), yang kemudian menjadi dasar Komdis PSSI menjatuhkan sejumlah hukuman.

Sanksi paling besar diberikan kepada ofisial Java United Achmad Resal Octavian.

Mantan asisten pelatih PSIS Semarang tersebut harus menerima denda fantastis sebesar Rp500 juta, larangan mendampingi tim dalam 10 pertandingan, dan larangan memasuki stadion selama satu pertandingan.

Komdis PSSI mengganjar sanksi kepada Java United, salah satunya Dirtek Achmad Resal akibat ucapan diskriminatif terhadap Shin Tae Yong.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News