Sigit Dicopot dari Pos Kapolri, Guntur PDIP: Regenerasi Jadi Bagian Demokrasi Sehat
jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyebut penyegaran dan pergantian di pucuk pimpinan Polri sebagai keniscayaan demi menyehatkan institusi.
Hal demikian dikatakan dia menyikapi langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang mencopot Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan digantikan Komjen Suyudi Ario Seto.
"Regenerasi kepemimpinan itu bagian dari tradisi demokrasi yang sehat dan bagian penting dari agenda reformasi Polri yang terus ditunggu masyarakat," kata Guntur melalui layanan pesan, Kamis (1/10).
Diketahui, DPR RI pada Kamis (1/10) ini menerima surat bernomor R57/Pres/2026 tertanggal 30 September 2026 dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Surat berisi pemberhentian Jenderal Sigit sebagai Kapolri dan mengangkat Suyudi sebagai pengganti.
DPR melalui rapat Badan Musyawarah (Bamus) memerintahkan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi.
Komisi III pun telah menyetujui pencopotan Jenderal Sigit dan pengusulan penunjukan Komjen Suyudi sebagai Kapolri.
Setelah itu, DPR menggelar Rapat Paripurna pada Kamis pagi untuk mengesahkan pencopotan Jenderal Sigit dan persetujuan usul penunjukan Komjen Suyudi sebagai Kapolri.
JPNN.com