Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Skema Baru Utang Whoosh: Tenor 80 Tahun, Cicilan Rp 1 Triliun

Rabu, 09 September 2026 – 11:54 WIB
Skema Baru Utang Whoosh: Tenor 80 Tahun, Cicilan Rp 1 Triliun - JPNN.COM
Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan cicilan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh per tahun akan menjadi lebih ringan setelah melalui proses restrukturisasi.

Purbaya menyatakan tenor cicilan kereta cepat tersebut ditarik menjadi 80 tahun seusai restrukturisasi dilakukan.

"Kita (generasi saat ini, red) sudah mati, santai saja. Jadi, tidak semengerikan yang dibayangkan sebelumnya, karena utangnya sudah direstrukturisasi," ujar Purbaya seraya berkelakar kecil di Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9).

Dengan perpanjangan tenor tersebut, pembayaran cicilan utang diperkirakan berkisar Rp 1 triliun per tahun.

Meskipun nominalnya bisa bervariasi setiap tahun, Purbaya memastikan nilai cicilan tersebut tetap berada dalam batas terukur dan terpantau.

"Dari tahun ke tahun, Rp1 triliun, ada yang tinggi, tetapi kalau masih bisa (ditangani, red)," tuturnya.

Purbaya menilai mekanisme pembiayaan bertahap ini memungkinkan untuk ditangani oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu karena kecukupan kapasitas dananya.

Selain merestrukturisasi utang, pemerintah juga berencana melanjutkan pengembangan dan pengalihan pengelolaan aset proyek kereta cepat ini hingga ke Jawa Timur.

Skema baru utang Whoosh tenor 80 Tahun, Menkeu mengungkapkan cicilan tahunan berkisar Rp 1 Triliun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News