Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Tak Perlu Khawatir, Infrastruktur dan SDM Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi COVID-19

Sabtu, 21 November 2020 – 15:36 WIB
Tak Perlu Khawatir, Infrastruktur dan SDM Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi COVID-19 - JPNN.COM
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro. Foto: Biro Pers Istana

jpnn.com, JAKARTA - Survei nasional yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) didukung UNICEF dan WHO menunjukkan, 64,8% dari 115 ribu responden di 34 Provinsi, bersedia menerima vaksin COVID-19.

dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Satgas COVID-19 mengatakan untuk mempersiapkan vaksinasi COVID-19 di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah melatih 7.000 dari 23 ribu tenaga kesehatan (nakes) sebagai vaksinator.

"Dan pastinya, manajemen vaksin dan rantai dingin pun dengan cermat dipersiapkan," ujar  dr. Reisa dalam Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru bertema Jalan Panjang Vaksin sampai ke Tubuh Kita, yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Jumat (18/11).

Pada kesempatan yang sama, dr. Dirga Sakti Rambe M.Sc, Sp.PD, Vaksinolog, juga menyampaikan Indonesia telah memiliki infrastruktur yang memadai untuk proses distribusi vaksin hingga ke pelosok, termasuk vaksin COVID-19 yang sedang ditunggu-tunggu.

“Perlu diketahui vaksin itu adalah produk biologis yang perlu disimpan dengan cara khusus, karena sensitif terhadap suhu. Mayoritas vaksin disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius, kecuali vaksin polio yang minus 20 derajat celcius. Sejak vaksin diproduksi sampai digunakan di rumah sakit dan puskesmas, transportasinya mesti terjamin suhunya. Dan jangan khawatir, kami sudah berpengalaman. Kita sudah siap," kata dia.

Indonesia memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam memproduksi, mendistribusi, hingga mengimplementasikan vaksin.

Sistem rantai dingin yang menjadi salah satu unsur penentu kualitas vaksin juga sudah terbangun dengan baik.

"97 persen sistem rantai dingin ini berjalan dengan baik jadi tidak perlu khawatir. Mulai dari pabrik sampai yang menerima di puskesmas, misalnya di Aceh atau Papua itu semua sudah siap," kata dr. Dirga.

loading...