Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Lewat Rural Youth AI Facilitator
Menjawab tantangan tersebut, Telkom belum lama ini menyelenggarakan pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi 70 mahasiswa dari UNIMUDA Sorong dan Universitas Papua (UNIPA) Waisai.
Melalui pendekatan Train the Trainer, peserta dipersiapkan menjadi agen digital yang akan mendampingi pelaku UMKM dalam mengadopsi teknologi AI guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing usaha.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto mengatakan pemberdayaan masyarakat melalui teknologi menjadi bagian penting dari upaya Telkom dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Hery menyampaikan pemberdayaan talenta muda merupakan bagian dari komitmen Telkom untuk memperluas manfaat transformasi digital hingga ke wilayah 3T.
"Melalui Rural Youth AI Facilitator, kami berharap semakin banyak UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi AI guna meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai tambah bagi usahanya," ujar Hery.
Setelah pelatihan, para mahasiswa akan memberikan pendampingan secara one-on-one kepada pelaku UMKM, mulai dari pengembangan aset digital, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan AI untuk operasional dan pengelolaan usaha.
Dengan melibatkan talenta muda lokal yang memahami karakteristik wilayahnya, pendampingan diharapkan lebih efektif, kontekstual, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.
Ke depan, para agen digital akan berkolaborasi dengan berbagai kelompok strategis di Papua Barat Daya, di antaranya kelompok usaha Mama-Mama Papua dalam pengembangan produk, pemasaran, dan pengelolaan usaha; komunitas pemuda desa untuk memperkuat promosi digital; serta pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan tata kelola kelembagaan dan memperluas peluang kemitraan Business-to-Business (B2B).
JPNN.com